Senin, 25 Juli 2016

ALAT ELEKTRONIKA



ALAT ELEKTRONIKA
Dalam melakukan praktek elektronika kita membutuhkan beberapa peralatan dasar seperti solder, multimeter, obeng, tang, pinset dan lain-lain. Diantara peralatan-peralatan tersebut, solder dan multimeter adalah yang paling utama dan tidak bisa ditinggalkan dalam pekerjaan elektronika. Peralatan lain seperti obeng, tang dan pinset bersifat penunjang dalam memperlancar pekerjaan terkait dengan perakitan dan atau bongkar pasang.
Selain dari peralatan diatas, kita juga membutuhkan beberapa bahan seperti Timah solder, pasta, gondorukem, tinner, kabel dan sebagainya. Diantara beberapa bahan tersebut, timah solder merupakan yang paling utama dan paling sering dipakai dalam setiap praktek elektronika.
Peralatan Praktek Elektronika
Berikut ini beberapa alat yang dibutuhkan untuk praktek elektronika :
1. Solder Tangan
Adalah alat yang berfungsi memanaskan timah solder saat proses penyambungan atau pelepasan kabel atau komponen. Prinsip kerja solder tangan menggunakan sebuah elemen pemanas seperti setrika, kemudian panas yang dihasilkan dialirkan menuju ujung atau tip solder. Selanjutnya tip solder inilah yang kita gunakan untuk memanaskan timah pada benda kerja.


Ada beberapa jenis solder berdasarkan dayanya seperti solder dengan daya 40 Watt, 60 Watt, 100 Watt dan seterusnya. Bentuk solder juga bermacam-macam, ada yang berbentuk pegangan biasa seperti pensil dan ada juga dengan model Gun seperti pistol.
2. Multimeter
Adalah alat yang berfungsi untuk melakukan pengukuran terhadap besaran-besaran listrik seperti tegangan, arus dan hambatan. Didalam multimeter terdapat Voltmeter, Amperemeter dan Ohmmeter. Multimeter juga bisa digunakan untuk mengecek sebuah komponen masih baik atau tidak. Cara pengecekan komponen tentunya mengacu pada datasheet dan karakteristik komponen masing-masing.

Ada dua jenis multimeter yang umum dipakai oleh para teknisi elektronika, yaitu multimeter analog dan multimeter digital. Multimeter analog menggunakan pembacaan dengan sistem jarum penunjuk, sedangkan multimeter digital menggunakan penunjuk angka.

Pembahasan tentang cara menggunakan multimeter insyaAllah akan lebih detail diuraikan pada tulisan selanjutnya.
3. Obeng
Adalah alat yang berfungsi untuk mengencangkan dan mengendorkan skrup.

Ada dua jenis obeng yang lazim digunakan yaitu Obeng plus dan Obeng Minus. Obeng plus digunakan untuk skrup dengan kepala tanda plus (+) sedangkan obeng minus digunakan untuk skrup atau baut dengan kepala minus (-).
4. Tang
Adalah alat yang bisa digunakan sebagai pemegang komponen, penekuk dan pemotong kaki kaki komponen juga bisa digunakan untuk mengupas kabel. Berdasarkan fungsi-fungsi tersebut, nama tang dibedakan menjadi beberapa sebutan.

Tang lancip (Long nose) biasanya digunakan untuk pemegang komponen dan penekuk kaki komponen. Tang potong (Cutting) digunakan untuk memotong kaki komponen. Sedangkan tang kupas (Stripper) digunakan untuk pengupas kabel.
5. Atraktor
Adalah alat yang digunakan untuk menyedot timah dari PCB. Penggunaan atraktor dibutuhkan untuk melepas komponen dengan banyak kaki seperti IC, trafo SMPS, Flyback dan sebagainya.

Cara menggunakan atraktor cukup mudah, yaitu dengan dipompa lebih dahulu lalu dilepaskan tepat pada posisi dekat timah yang sudah dipanaskan.
6. Pinset
Adalah alat yang berfungsi memegang komponen saat proses pemasangan maupun proses penyolderan. Jika tang lancip digunakan untuk komponen yang relatif besar, maka pinset ini digunakan pada komponen yang relatif besar dan bahkan sulit untuk dipegang dengan tangan.

Selain berfungsi sebagai pemegang, penggunaan pinset juga dimaksudkan untuk mengurangi panas yang mengalir ke bodi komponen saat proses penyolderan.
7. Solder Blower
Adalah alat yang berfungsi memanaskan timah solder seperti solder tangan namun menggunakan sistem blower angin.

Solder blower digunakan pada komponen-komponen SMD dan BGA seperti pada modul HP, MPEG DVD dan Digiboard LCD dan Mainboard Komputer.
Bahan Praktek Elektronika
Berikut ini beberapa bahan yang dibutuhkan untuk praktek elektronika :
1. Timah Solder
Adalah timah yang dibuat dalam bentuk kawat untuk menghubungkan komponen, pcb dan kabel saat perakitan elektronika. Timah solder biasanya dibuat dengan diameter tertentu seperti 0.8mm, 1mm dan 2 mm. Timah solder akan meleleh pada suhu tertentu dan melekat pada permukaan kaki komponen, kabel atau PCB yang akan dihubungkan.

Dulu, timah solder dibuat dari pencampuran bahan timah hitam dan timah putih dengan perbandingan tertentu misalnya 60/40. Kini sudah ada timah solder yang lebih ramah lingkungan dan bebas timah hitam yang dikenal dengan istilah Lead free yang berarti bebas timah hitam.
2. Pasta Solder
Adalah sebuah bahan khusus untuk mempermudah proses penyolderan. Pasta solder berfungsi membuat timah lebih cepat cair dan encer (tidak pekat) sehingga gampang diarahkan selama proses penyolderan.
3. Thinner
Sebanarnya aadalah bahan baku untuk pencampuran cat. Dalam praktek eletronika, thinner digunakan untuk membersihkan papan PCB dari kotoran yang muncul saat proses penyolderan atau karena yang lain. Dengan membersihkan PCB menggunakan thinner maka kita akan lebih mudah membaca jalur PCB dan tentu membuat pekerjaan seperti trouble shooting menjadi lebih mudah.
4. Kabel
Adalah bahan untuk menghubungkan rangkaian elektronika. Kabel merupakan bahan utama saat kita akan merakit sebuah alat. Ada berbagai jenis dan ukuran kabel, jadi pilihlah yang sesuai dengan kebutuhan dengan memperhatikan faktor kuat arus, noise dan lain-lain.
5. PCB
Adalah singkatan dari printed circuit board. PCB merupakan tempat untuk menaruh komponen yang dirangkai berdasarkan jalur tertentu sesuai dengan skema rangkaian. PCB terbuat dari bahan pertinak atau fiber. Pada permukaan PCB dilekatkan sebuah penghantar dari tembaga atau perak atau yang lainnya.

Untuk membuat jalur pada PCB, kita harus membuat gambar pada PCB kemudian melarutkan bagian yang tidak tertutup gambar agar tercipta jalur koneksi yang diinginkan. Larutan yang biasanya digunakan untuk membuat PCB misalnya Ferri Chlorida HCL, dan H2O2.
6. Contact Cleaner
Adalah bahan untuk membersihkan kontak pada permukaan sambungan seperti pada potensiometer, saklar, soket, konektor dan sebagainya. Cara menggunakan Contact Cleaner dengan disemprotkan mirip saat menggunakan cat pilox.

Itulah beberapa alat dan bahan yang menunjang praktek elektronika yang kita butuhkan untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan dunia elektronika seperti perbaikan atau service, eksperimen, perakitan sound system dan sebagainya. Dengan kelengkapan alat dan bahan maka tentu pekerjaan kita akan lebih mudah dan lancar.

Sumber: http://www.nulis-ilmu.com/2015/05/alat-dan-bahan-untuk-praktek-elektronika.html

Tidak ada komentar:

Posting Komentar